Tanda-tanda dan ciri Penyakit Sifilis pada Pria dan Wanita

Sifilis atau raja singa adalah salah satu Penyakit Menular Seksual yang dapat mengakibatkan kompliasi jika tidak dilakukan pengobatan secara cepat dan tepat. Gejala dan ciri penyakit sifilis pada pria dan wanita memiliki 4 tahapan, masing-masing memiliki gejala yang berbeda. Tahapan tersebut dalam medis sering dikenal sebagai fase primer, sekunder, laten dan tersier.

Seseorang bisa tertular penyakit raja singa ini jika ada interaksi langsung dengan luka dari penderita sifilis sebelumnya. Bisa melalui hubungan seks baik vaginal, oral maupun anal. Luka sifilis tersebut bisa muncul pada anus, vagina, mulut, bibir, rektum maupun bagian tubuh yang lain.

Apa saja tanda-tanda dan ciri ciri penyakit sifilis tersebut, berikut adalah uraiannya…

Gejala sifilis pada Pria dan Wanita

Fase Primer (Gejala Sifilis Stadium I)

Fase primer merupakan stadium awal penyakit raja singa. Biasanya pada fase ini akan muncul luka di bagian tubuh yang terkena kontak langsung dengan penderita sebelumnya. Luka tersebut tidak menimbulkan sakit maupun gatal. Kondisi ini biasanya terjadi selama 20-30 hari dari pertama kali terinfeksi. Pada fase ini, penyakit raja singa ini sangat rentan untuk menular.

Gejala sifilis pada pria, akan muncul luka atau ruam pada area penis. Paling banyak muncul pada area tersebut, selain itu bisa juga muncul pada bibir maupun mulut jika tertular dari oral seks.

Sedangkan tanda-tanda sifilis pada wanita, biasanya luka tersebut akan menyebar pada bagian luar kelamin maupun di area vagina wanita. Kadang luka tersebut muncul pada bagian dalam vagina. Hal ini yang menyebabkan mengapa wanita banyak yang tidak menyadari dirinya terkena penyakit kelamin ini.

Gejala lain yang bisa muncul adalah pembengkakan pada kelenjar getah bening di sekitar chancre tersebut.

Baca juga  Penyebab Sifilis dan Cara Mencegahnya

Pada sifilis stadium I ini, bisa juga muncul gejala luka pada area tubuh yang lain.

Chancre atau luka sifilis ini bisa muncul selama 21 hari sampai 50 hari. Dan bisa saja sembuh tanpa diobati, tetapi meskipun gejala tersebut hilang, tidak berarti sifilis ini sembuh. Bisa saja sifilis tersebut masuk pada fase atau stadium berikutnya.

Fase sekunder (Gejala Sifilis Stadium II)

Pada stadium II, atau dikenal sebagai tahap sekunder, tanda dan ciri sifilis berikutnya adalah munculnya ruam. Ruam ini muncul dalam periode 2- 12 minggu pasca infeksi pertama. Bisa jadi akan muncul gejala atau tanda lain, yang artinya bakterinya semakin berkembang ke organ tubuh yang lain.

Ruam paling banyak muncul pada telapak tangan, kaki maupun punggung.

Pada fase sekunder ini, penyakit sifilis masih sangat menular

Tahap ini ditandai dengan ruam yang muncul selama 2-12 minggu setelah luka berkembang dan terkadang bahkan sebelum ia sembuh. Gejala lain mungkin terjadi, yang berarti bahwa infeksi telah menyebar ke seluruh tubuh. Seseorang juga akan sangat menular pada tahap sekunder. Ruam sering berkembang pada seluruh tubuh dan umumnya termasuk telapak tangan dan kaki.

Tanda-tanda dan ciri Penyakit Sifilis pada Pria dan Wanita
Muncul ruam di tangan atau kaki merupakan salah satu gejala sifilis

Jika digambarkan, maka ruam yang muncul biasanya akan berbentuk padat, kecil, dan berwarna merah serta kecoklatan, seperti halnya penyakit kulit pada umumnya.

Kadang juga akan terjadi luka, luka yang muncul biasanya berisi cairan nanah, kadang keras seperti kutil juga bisa terjadi.

Gejala ini bisa muncul pada pria dan wanita, biasanya akan hilang dalam waktu 2 bulan. Hilang sendiri tanpa bekas apapun.

Meskipun gejala tersebut hilang, tetapi sifilis masih tetap bisa menular. Karena jika tanpa pengobatan, sifilis ini tidak bisa hilang dengan sendirinya.

Baca juga  Penyebab Sifilis dan Cara Mencegahnya

Gejala dan ciri ketika seseorang terkena sifilis antara lain :

  • Suhu Badang naik, Demam (biasanya tidak lebih dari 38,3┬░C).
  • Sariawan dan sakit tenggorokan.
  • Kondisi badan terasa mudah capai, lemah dan tidak bertenaga.
  • Berat badan semakin menurun.
  • Rambut rontok, terutama pada alis, bulu mata, dan kulit kepala.
  • Muncul pembengkakan pada kelenjar getah bening.
  • Leher kaku, sakit kepala, cepat marah, lumpuh, refleks yang tidak sesuai, dan gerakan bola mata tidak teratur.
  • Muncul keputihan pada wanita
  • Nyeri sendi dan sakit pinggang
  • Sakit saat berhubungan
  • dan lain lain

Fase laten (tersembunyi) (Gejala Sifilis stadium III)

Sifilis yang tidak diobati akan menyebabkan bakterinya semakin berkembang dalam tubuh. Jika pada stadium II dibiarkan tanpa pengobatan, makan sifilis akan masuk pada stadium III.

Stadium III atau fase laten dikenal juga dengan fase tersembunyi. Artinya gejala pada fase sebelumnya akan hilang, luka, chancre, ruam dan gejala lainnya akan hilang. Namun yang perlu diwaspadai adalah, meskipun hilang, bakteri sifilis ini tidak hilang begitu saja, tetapi justru semakin berkembang biak dalam tubuh.

Fase ini merupakan fase yang lama, biasanya terjadi pada 5-20 tahun dari pertama terinfeksi. Meskipun dalam beberapa kasus, adajuga yang muncul gejalanya dibawah 2 tahun.

Pada stadium III ini, pemeriksaan yang paling tepat adalah dengan melalui tes laboratorium. Pasien sifilis akan di ambil sampel darahnya untuk diuji apakah terdapat kandungan bakteri sifilis dalam tubuhnya.

Dalam kondisi ini, sifilis juga masih mungkin untuk menular meskipun gejala yg muncul seperti hilang.

Selama tahap ini, diagnosis yang akurat hanya dapat dilakukan melalui tes darah, pengalaman seseorang, atau kelahiran anak dengan sifilis kongenital. Seseorang akan menularkan virus selama periode awal tahap laten dan mungkin juga menular selama tahap laten jika tidak ada gejala yang hadir.

Baca juga  Penyebab Sifilis dan Cara Mencegahnya

Fase tersier (Stadium IV)

Ini merupakan fase terakhir dari infeksi penyakit raja singa ini. Apabila dibiarkan, bisa berdampak fatal karena menyebabkan komplikasi dan sifilis akut. Tanda dan Gejala pada fase ini akan sangat banyak. Gangguan pada berbagai organ penting tubuh, seperti jantung, mata, otak dan sebagainya.

Beberapa gejala akibat komplikasi sifilis stadium IV antara lain :

  • Muncul luka gummata pada tubuh dan kulit
  • Serangan pada kardiovaskular, yaitu gangguan pada pembuluh darah dan jantung
  • Gangguan sistem syaraf, atau Neurosifilis.

Itulah beberapa tanda-tanda dan ciri Penyakit Sifilis pada Pria dan Wanita, jika Anda memiliki gejala tersebut di atas, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter maupun tenaga medis profesional di sekitar Anda.

Kunci pengobatan sifilis adalah, jangan menunda-nunda pengobatan.

Salam sehat, semoga bermanfaat.